Jangan ragu memberi manfaat !



BERUSAHA MENJADI ORANG YANG BERMANFAAT BAGI ORANG LAIN
 

Uang kertas 1000 dan uang kertas 100.000 dibuat dari kertas yang sama dan diedarkan oleh Bank Indonesia (BI). Ketika dicetak, mereka pun bersama tetapi berpisah di bank dan kemudian diedarkan di masyarakat. Bagaimanapun, 4 bulan kemudian mereka bertemu secara tidak sengaja di dalam dompet seorang pemuda, maka mereka pun ngobrol :
Uang 100.000 bertanya kepada uang 1000 : “kenapa badan kamu begitu lusuh, kotor dan berbau amis ?”
Uang 1000 menjawab : “karena begitu aku keluar dari bank, terus ke tangan orang bawah dari kalangan buruh, penjaja kecil, penjual ikan, tukang parkir dan di tangan pengemis.”
Lalu uang 1000 bertanya balik kepada uang 100.000 : “kenapa kau begitu baru, rapi dan masih bersih ?”
Uang 100.000 menjawab : “karena begitu aku keluar dari bank, terus disambut para perempuan cantik dan beredarnya pun di restoran mahal, di kompleks perkantoran, di pasar raya, mall bergengsi dan juga hotel berbintang, serta keberadaanku selalu dijaga dan jarang keluar dari dompet.”
Lalu uang 1000 bertanya lagi : “pernahkah engkau berada di tempat ibadah ?”
Uang 100.000 menjawab : “belum pernah”.
Uang 1000 pun berkata lagi : “ketahuilah walaupun aku hanya uang 1000 tetapi aku selalu berada di seluruh tempat ibadah, dan di tangan Anak Yatim Piatu dan fakir miskin bahkan aku bersyukur kepada Tuhan semesta alam”.
Aku tidak dipandang sebagai nilai, tetapi sebuah manfaat. Lantas menangislah uang 100.000 karena merasa besar, karena merasa hebat, karena merasa tinggi, akan tetapi tidak begitu bermanfaat untuk kebaikan selama ini.
Semoga cerita ini dapat memberi pembelajaran dan inspirasi positif kepada kita semua ! J

Komentar

Postingan populer dari blog ini

tabur kebaikan